Google dan Mozilla sama-sama merilis pembaruan keamanan besar untuk peramban mereka pada 27 Oktober 2026. Chrome naik ke versi 156 dengan 52 perbaikan keamanan, empat di antaranya berperingkat Critical. Firefox 159 menutup 167 kerentanan sekaligus. Hingga laporan ini ditulis, kedua pengembang tidak menyebut adanya eksploitasi aktif.
Empat celah kritis di Chrome
Versi yang memuat perbaikan adalah 156.0.8078.73 dan .74 untuk Windows dan Mac, serta 156.0.8078.73 untuk Linux. Menurut Cryptika, empat celah Critical itu adalah CVE-2026-118306 (kerusakan memori di FileSystem), CVE-2026-118331 (validasi input yang keliru di FileAPI), CVE-2026-118348 (validasi input yang keliru di Skia), dan CVE-2026-118344 (use after free di Layout).
Semuanya dilaporkan peneliti Xinyang Ge dari Anthropic. Dua laporan pertama, yang masuk pada 7 dan 11 Oktober, disebut dibuat dengan bantuan Claude. Catatan rilis Google tidak menjelaskan cara serangan dan tidak memastikan eksekusi kode jarak jauh. Google juga menahan sebagian rincian bug sampai mayoritas pengguna sempat memasang perbaikan, jadi gambaran teknis lengkapnya belum tersedia.
Firefox 159 menutup 167 kerentanan
Mozilla mengumpulkan perbaikan Firefox dalam advisori MFSA2026-118. Daftarnya memuat 167 nomor CVE, dengan keparahan tertinggi berlabel High. Advisori itu memakai skala High, Moderate, dan Low, sehingga tidak ada celah yang dilabeli Critical. Malwarebytes mencatat kedua peramban sama-sama menutup celah use-after-free, antara lain pada tata letak halaman, pemrosesan JavaScript, dan grafis SVG. Halaman advisori tidak menyebut versi ESR.
Perlu dicatat, jumlah besar ini tidak otomatis berarti banyak serangan nyata. Celah memori pada peramban memang jadi sasaran favorit, tetapi tanpa laporan eksploitasi, risikonya lebih ke jendela waktu antara rilis dan pemasangan.
Langkah yang perlu Anda ambil
Di Chrome, buka menu Settings atau Help, pilih About Google Chrome, tunggu pemeriksaan selesai, lalu klik Relaunch. Pastikan versinya 156.0.8078.73 atau lebih baru. Di Firefox, buka menu, pilih Help, lalu About Firefox. Setelah unduhan selesai, klik Relaunch dan cek versinya minimal 159.0.
Pengguna yang membiarkan peramban terbuka berhari-hari sering belum menerima pembaruan karena belum menutup dan membuka ulang aplikasinya. Tim TI yang mengelola banyak komputer sebaiknya memeriksa kebijakan pembaruan otomatis, terutama untuk peramban berbasis Chromium lain yang biasanya menyusul rilis Chrome. Google menyebut pembaruan akan sampai ke seluruh pengguna dalam beberapa hari hingga minggu.
Sumber: Malwarebytes, Cryptika, dan Mozilla Security Advisory 2026-118. Gambar: Malwarebytes.
