EA Disebut Batalkan Mass Effect Baru demi Game Star Wars: Bloomberg Sebut Eksekutif Pilih Taruhan “Lebih Aman” setelah BioWare Ditutup

Gambar utama artikel Space.com tentang penutupan BioWare dan pembatalan Mass Effect baru

Electronic Arts menutup BioWare dan menghentikan pengembangan awal proyek Mass Effect berikutnya pada pekan lalu. Pada 30 Oktober 2026, jurnalis Bloomberg Jason Schreier menulis alasan di balik keputusan itu dalam newsletter-nya: para eksekutif EA lebih memilih game Star Wars baru ketimbang Mass Effect. Push Square mengutip tulisan tersebut dan tidak memuat tanggapan EA atas klaim alasan ini, jadi bagian ini sebaiknya dibaca sebagai versi Bloomberg, bukan pernyataan resmi perusahaan.

Yang sudah dikonfirmasi EA

Penutupan BioWare diumumkan sekitar 21 sampai 22 Oktober 2026. Space.com, yang merujuk laporan Variety, menyebut langkah itu didukung pernyataan EA dan unggahan BioWare di media sosial, bersamaan dengan pemutusan hubungan kerja sekitar 3 persen tenaga kerja global EA. Menurut KATV, unggahan BioWare menyatakan studio itu ditutup dan pengembangan awal Mass Effect berikutnya berakhir.

Dalam memo kepada karyawan, Cam Weber dan David Tinson dari EA menulis bahwa studio Respawn dan DICE akan berkolaborasi pada proyek mendatang. Sejumlah laporan menyebut proyek itu Star Wars: Battlefront 3, tetapi EA belum mengonfirmasi judulnya.

Versi Bloomberg: dua game mahal, satu dipilih

Schreier menulis bahwa saat meninjau portofolio, para eksekutif EA menghadapi dua game aksi fiksi ilmiah yang masing-masing diproyeksikan menelan biaya ratusan juta dolar. Mereka memilih game Star Wars karena dianggap sebagai taruhan yang “less risky, more predictable”. Menurut laporan itu, game Star Wars tersebut belum masuk tahap pengembangan di DICE dan Respawn.

Push Square juga merangkum latar belakangnya. Sambutan terhadap Mass Effect: Andromeda dan Anthem dinilai mengecewakan, dan penjualan Dragon Age: The Veilguard yang lemah memicu pemangkasan besar di BioWare. Bloomberg melaporkan hanya sekitar 50 staf yang tersisa di studio itu ketika penutupan diumumkan. Schreier menambahkan bahwa anggaran game melonjak tajam sementara penjualannya tidak ikut naik, dan bahwa Star Wars lebih besar daripada kebanyakan waralaba lain.

Yang belum jelas bagi pemain

Penjelasan soal dua game bernilai ratusan juta dolar itu berasal dari satu sumber, yaitu newsletter Schreier, dan EA belum menanggapinya di artikel yang kami baca. Judul game Star Wars-nya juga masih berstatus laporan. Satu kabar lain datang dari IGN, yang menurut Space.com melaporkan bahwa serial live-action Mass Effect di Prime Video masih berjalan, meski belum masuk tahap produksi.

Dampak praktisnya: tidak ada game Mass Effect baru yang sedang dikembangkan secara terkonfirmasi, sedangkan Battlefront 3 belum diumumkan resmi dan, menurut Bloomberg, belum mulai dikerjakan.

Sumber: Push Square, newsletter Bloomberg, Space.com, KATV. Gambar: Space.com