WatchGuard Tambal Tujuh Celah Kritis Fireware OS, Skor CVSS Sampai 9,5 dan Beberapa Bisa Dipicu Sebelum Login

Ilustrasi tujuh celah kritis pada firewall WatchGuard Fireware OS yang memungkinkan eksekusi kode jarak jauh

WatchGuard menerbitkan advisori pada 27 Oktober 2026 untuk tujuh celah kritis di Fireware OS, sistem operasi firewall Firebox. Skor CVSS-nya berkisar 9,1 sampai 9,5, dan sebagian besar bisa memicu eksekusi kode jarak jauh. Beberapa di antaranya tidak memerlukan login. Cyber Security News mengangkat rincian rilis ini pada 29 Oktober.

Tujuh celah yang dirinci

Yang tertinggi adalah CVE-2026-103594 (CVSS 9,5), stack buffer overflow pada konfigurasi WireGuard. Halaman PSIRT WatchGuard mencantumkan versi terdampak untuk celah ini: Fireware OS 2026.2 sampai sebelum 2026.4, serta 12.12 sampai sebelum 12.12.4.

Enam celah lain berskor 9,1 sampai 9,2. CVE-2026-112709 dan CVE-2026-112710 adalah heap buffer overflow di layanan autentikasi Active Directory, dan WatchGuard menyebut keduanya memungkinkan eksekusi kode sebelum autentikasi. CVE-2026-93857 adalah stack buffer overflow di SIP proxy, juga sebelum autentikasi. CVE-2026-93866 adalah integer overflow di Access Portal yang menyebabkan penulisan di luar batas memori. CVE-2026-93865 berupa tidak adanya autentikasi pada daemon sinkronisasi FireCluster, yang memungkinkan penyerang menyuntikkan aksi dengan hak root dari jauh. CVE-2026-103593 (CVSS 9,1) adalah stack buffer overflow di layanan logging.

Rilis yang sama juga memuat celah berderajat lebih rendah, termasuk CVE-2026-115495 pada klien Mobile VPN with SSL untuk Windows, yang mengirim kredensial VPN tanpa enkripsi lewat socket manajemen lokal. Cyber Security News menyebut total 18 isu dalam rilis ini. Laporan yang kami baca tidak menyebut adanya eksploitasi aktif terhadap celah-celah tersebut, tetapi celah pra-autentikasi di firewall yang terhubung ke internet biasanya cepat dipelajari penyerang setelah patch terbit.

Langkah yang perlu diambil pengelola jaringan

WatchGuard memperbaiki sebagian besar isu di Fireware OS 2026.4 dan 12.12.4. Untuk perangkat T15 dan T35, versi perbaikannya 12.5.22. Klien Mobile VPN with SSL di Windows perlu naik ke 2026.4. Halaman advisori tidak memuat mitigasi sementara yang terperinci, jadi pembaruan firmware adalah langkah utamanya. Rentang versi terdampak untuk tiap CVE berbeda, sehingga pengelola sebaiknya memeriksa advisori masing-masing di portal PSIRT WatchGuard.

Sambil menjadwalkan pembaruan, periksa versi Fireware OS yang berjalan di setiap Firebox, lalu tinjau apakah layanan seperti Access Portal, SIP proxy, WireGuard, dan autentikasi Active Directory memang perlu terbuka ke jaringan luar. Perangkat dalam konfigurasi FireCluster perlu diperbarui bersama agar daemon sinkronisasinya tidak tertinggal di versi lama.

Bagi organisasi di Indonesia yang memakai Firebox sebagai gerbang kantor cabang atau VPN karyawan, firewall yang belum ditambal adalah pintu masuk langsung ke jaringan internal. Jadwalkan jendela pemeliharaan dalam waktu dekat dan simpan salinan konfigurasi sebelum memperbarui firmware.

Sumber: Cyber Security News dan portal PSIRT WatchGuard. Gambar: Cyber Security News.