Penggemar Mass Effect menolak tinggal diam setelah Electronic Arts (EA) menutup BioWare. Petisi #SaveMassEffect di Change.org kini melewati 200.000 tanda tangan, menurut laporan Video Games Chronicle (VGC) pada 26 Oktober. GamesBeat, yang menulis lebih awal, mencatat angka sedikit di bawah itu, yakni lebih dari 197.000. Sampai laporan-laporan tersebut terbit, EA belum memberi tanggapan atas petisi ini.
Apa yang diumumkan EA
Pada 21 Oktober, EA mengumumkan penutupan BioWare dan pembatalan gim Mass Effect berikutnya, yang saat itu masih di tahap awal pengembangan dan pertama kali diumumkan pada 2020. Menurut Push Square, ruang kerja BioWare di Edmonton ikut ditutup. Angka pemutusan kerja berasal dari surat internal untuk staf yang dikutip Bloomberg: sekitar 400 posisi di seluruh EA, termasuk sekitar 50 di BioWare. GamesBeat menyebut jumlah itu setara 400 dari 14.500 karyawan.
Surat yang ditandatangani Chief Operating Officer David Tinson dan Chief Studios Officer Cam Weber itu mengatakan perusahaan telah “taken a hard look at our business”. EA menyatakan akan terus berinvestasi di gim olahraga, Apex Legends, Battlefield, serta proyek aksi-petualangan seperti gim Star Wars Jedi berikutnya dan Marvel’s Iron Man. Menurut Push Square, satu seri The Sims baru juga dibatalkan dan tim Skate diperkecil.
Isi petisi dan dukungan yang masuk
Petisi itu meminta EA berkomitmen melanjutkan pengembangan Mass Effect dengan pendanaan yang layak, staf yang cukup, dan waktu yang memadai. VGC melaporkan petisi juga meminta EA melisensikan waralaba ini ke studio lain bila perusahaan menolak. Pengisi suara Commander Shepard, Mark Meer dan Jennifer Hale, termasuk di antara pihak yang menandatangani, kata GamesBeat. Akun @WeAreMassEffect juga menyebut sebuah papan reklame #SaveMassEffect dipasang di Times Square, New York, pada 26 Oktober.
Latar belakang dan batasan fakta
Pengumuman ini datang sekitar dua bulan setelah EA diambil alih secara tertutup lewat pembelian senilai 55 miliar dolar AS oleh konsorsium yang mencakup dana investasi publik Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Push Square menegaskan belum terkonfirmasi apakah pembelian itu memengaruhi keputusan terhadap BioWare, jadi hubungan keduanya sebaiknya tidak dianggap pasti. VGC mencatat BioWare sudah dikurangi stafnya tahun lalu, setelah tim menyelesaikan Dragon Age: The Veilguard.
Bagi pemain, dampaknya konkret: tidak ada gim Mass Effect baru yang sedang digarap, dan nasib hak atas waralabanya belum dijelaskan EA. Petisi masih terbuka, jadi jumlah tanda tangan akan terus berubah. Yang bisa dipantau berikutnya adalah apakah EA menjawab tuntutan lisensi atau pendanaan tersebut.
Sumber: VGC, GamesBeat, Push Square. Gambar: GamesBeat
