Harga kartu grafis terus merangkak. Survei Hardware Unboxed di sepuluh negara, yang dilaporkan MIXED News pada 29 Oktober 2026, menemukan kenaikan rata-rata sekitar 35 persen dalam tiga bulan terakhir. Kenaikan bulanannya 15 persen pada Agustus, 7 persen pada September, dan 11 persen pada Oktober. Jika dihitung berantai, hasilnya sekitar 35,4 persen.
Angka dari survei sepuluh negara
Hardware Unboxed mencatat harga terendah tiap model yang masih tersedia di setiap pasar lewat situs pembanding harga. Artinya, angka itu menunjukkan harga masuk untuk membeli kartu, bukan rata-rata harga yang benar-benar dibayar pembeli, dan hasilnya berbeda antarmodel dan antarnegara.
Di Amerika Serikat, harga terendah RTX 5080 naik dari 1.580 dolar pada September menjadi 2.200 dolar pada Oktober. Rata-rata kenaikan kartu itu di seluruh negara yang disurvei mencapai 22 persen, dengan Brasil sebagai pengecualian karena harganya tidak berubah. Radeon RX 9060 XT 16GB dari AMD ikut naik, dari 500 dolar menjadi 620 dolar. Sebagai pembanding, Nvidia meluncurkan RTX 5080 di harga 999 dolar, sedangkan AMD menjual RX 9060 XT 16GB di harga 349 dolar.
Harga eceran di toko Amerika
Notebookcheck melaporkan pada 28 Oktober, berdasarkan survei VideoCardz terhadap peritel, bahwa RTX 5080 baru kini sulit ditemukan di bawah 2.000 dolar. Tawaran termurah yang terverifikasi adalah PNY RTX 5080 Triple Fan OC di Best Buy seharga 1.999,99 dolar. Micro Center mencantumkan 1.979,99 dolar untuk dua model, tetapi hanya untuk diambil di toko tertentu. Harga itu sekitar 800 dolar di atas posisi dua bulan sebelumnya. Selisih dengan angka Hardware Unboxed kemungkinan berasal dari perbedaan metode dan sumber data.
Penyebab belum jelas
Nvidia belum memberi penjelasan publik dan belum menjawab pertanyaan media, menurut Notebookcheck. Mitra pembuat kartu juga sedikit membuka informasi soal pasokan, sehingga belum diketahui model mana yang diproduksi dalam jumlah cukup.
PC Gamer pada 23 Oktober mengutip ChannelGate yang melaporkan harga grosir RTX 5080 16GB di China naik sekitar 2.000 yuan, menjadi 14.500 sampai 15.000 yuan. Sumber itu menyebut krisis memori global, kekurangan produksi GPU, dan kabar peralihan ke RTX 5080 24GB sebagai faktor. Harga grosir versi 24GB disebut bisa mencapai 19.999 yuan. Kabar penghentian versi 16GB itu masih berstatus laporan, belum pernah diumumkan Nvidia. Tekanan di pasar memori sejalan dengan proyeksi SK Hynix bahwa permintaan memori melampaui pasokan sampai 2030.
Artikel sumber hanya menyebut Brasil secara eksplisit dari sepuluh negara yang disurvei, jadi belum jelas apakah harga di Indonesia mengikuti pola yang sama. Bagi yang berencana membeli GPU dalam waktu dekat, bandingkan harga di toko lokal secara langsung dan jangan berpatokan pada harga peluncuran.
Sumber: MIXED News, Notebookcheck, PC Gamer. Gambar: MIXED News
