AMD menyebut kembalinya prosesor Ryzen 7 5800X3D ke pasar sudah direncanakan jauh sebelum harga memori DDR5 melonjak. Direktur manajemen produk klien AMD, Travis Kirsch, mengatakan CEO Lisa Su termasuk pihak yang mengusulkan chip lama itu dihidupkan lagi. Ia menyampaikannya dalam wawancara dengan media Jepang MyNavi Tech+, dan kutipan yang beredar di media lain berasal dari terjemahan mesin.
Rencana yang Disusun Sebelum Krisis Memori
Menurut Kirsch, ide menghidupkan kembali 5800X3D sudah muncul beberapa tahun lalu. Ia menyebutnya hadiah terakhir bagi pengguna AM4, platform yang sudah dipakai hampir satu dekade, sekaligus kesempatan terakhir bagi pemilik sistem DDR4 untuk meningkatkan performa tanpa mengganti motherboard dan memori. Ia menegaskan rencana ini disusun sebelum pasar memori berubah.
Club386 mencatat kekurangan RAM mulai terasa pada akhir 2025, dan menilai selisih waktu itu cukup mendukung penjelasan AMD. Kirsch menambahkan bahwa pengiriman AM4 sempat stabil sebelum harga memori naik dan tetap kuat sesudahnya, sementara AM5 terus tumbuh bersama lini X3D.
Prosesor ini tidak bisa sekadar dicetak ulang. AMD sudah menutup jalur produksi chip aslinya, jadi perusahaan butuh waktu untuk memulai lagi dan merancang ulang chip karena proses pembuatan yang dulu dipakai tidak lagi tersedia. Tom’s Hardware menyebut proses manufaktur bersama TSMC diperbarui. Chip aslinya pertama kali tampil pada 2022 sebagai prosesor AMD pertama dengan 3D V-Cache.
Harga dan Kapan Rilisnya Masih Simpang Siur
Sumber-sumber yang dibaca tidak sepakat soal bulan peluncuran ulangnya pada 2026. Club386 menulis Mei, TweakTown menulis Juli dalam teks dan Juni pada keterangan gambar, jadi tulisan ini hanya memastikan bahwa chip tersebut sudah kembali dijual tahun ini. AMD juga belum diketahui mengumumkan harga resmi dalam artikel-artikel itu.
Daftar harga ritel yang dikutip TweakTown menunjukkan 339,50 dolar AS di Amazon AS dan 369,99 dolar AS di Newegg AS, serta 299,99 pound sterling di Amazon Inggris. Tom’s Hardware menambahkan bahwa unit bekas 5800X3D sebelumnya terjual di kisaran beberapa ratus dolar di pasar sekunder.
Soal Ryzen 3 dan Segmen Murah
Dalam wawancara yang sama, Kirsch ditanya mengapa AMD menjual sedikit model Ryzen 3. Saat ini ada empat Ryzen 3 yang dijual baru, satu untuk AM5 dan tiga untuk AM4. Ia mengatakan AMD ingin punya produk di setiap titik harga, tetapi fokus utamanya adalah gaming berperforma tinggi. Menurutnya pasar CPU murah menyusut karena laptop mengambil alih segmen tersebut. Tom’s Hardware lalu mempertanyakan apakah AMD mulai meninggalkan desktop kelas pemula, sebuah pertanyaan yang belum dijawab AMD.
Konteks pasarnya cukup relevan: Survei Steam bulan Oktober mencatat AMD di 48,4 persen pangsa CPU, mendekati Intel. Di sisi lain, Intel juga dikabarkan menyiapkan chip untuk soket lama lewat CPU Raptor Lake Next untuk LGA 1700, meski belum ada pengumuman resmi.
Bagi pembaca yang masih memakai motherboard AM4 dengan DDR4, 5800X3D kini tersedia baru lagi. Namun harganya berkisar 300 sampai 370 dolar AS di toko-toko yang dilacak TweakTown, jadi layak membandingkannya dengan biaya pindah ke AM5 dan DDR5 yang harga memorinya sedang tinggi.
Sumber: Tom’s Hardware, TweakTown, Club386. Gambar: TweakTown
