Microsoft memberi Arkane Lyon waktu tambahan satu bulan untuk mencari pembeli. Menurut Video Games Chronicle (VGC) dan GamingBolt pada 26 Oktober, tenggat yang semula jatuh pada 13 November kini bergeser ke pertengahan Desember. GamingBolt menyebut tanggalnya 13 Desember. Lebih dari 200 pekerjaan di studio asal Prancis itu bergantung pada hasilnya.
Asal tenggat dan pernyataan Microsoft
Kabar kemungkinan penutupan pertama kali muncul dari Le Monde pada 23 Oktober. Harian itu menulis bahwa Microsoft, induk Arkane, bisa menutup studio di Lyon tersebut dan bahwa studio menjajaki “berbagai bentuk pengambilalihan”. Le Monde menyebut lebih dari 200 pekerjaan terancam bila tidak ada pembeli, sedangkan GamingBolt menyebut sekitar 217.
Tenggat itu berasal dari Undang-Undang Florange di Prancis. Perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan wajib mencari pembeli sebelum menutup sebuah fasilitas. Perpanjangan ini dikonfirmasi Microsoft dalam pernyataan kepada PC Gamer, yang dikutip VGC. Microsoft menyatakan telah memperpanjang masa konsultasi satu bulan sementara perusahaan menjajaki opsi, termasuk mencari mitra yang membantu studio menyelesaikan pekerjaan pengembangan yang tersisa. Microsoft menyebut ini perpanjangan yang terbatas dan berjanji terus memberi tahu Works Council, perwakilan karyawan dalam proses tersebut.
Marvel’s Blade dan suara serikat pekerja
Arkane sedang mengerjakan Marvel’s Blade, gim yang diumumkan di The Game Awards 2023. Microsoft tidak menyebut judulnya dalam pernyataan itu. GamingBolt menduga “pekerjaan pengembangan yang tersisa” merujuk ke gim tersebut, dan dugaan itu belum dikonfirmasi Microsoft.
Serikat Printemps Ecologique, yang mewakili pekerja Arkane, menilai gim itu hampir rampung dan menyebut kehilangannya sebagai pemborosan besar bila tidak pernah dirilis. Menurut GamingBolt, perwakilan serikat juga menyebut perlakuan Xbox terhadap studio itu tidak koheren dan menggambarkan suasana staf sebagai kemarahan yang sangat besar. Mereka menegaskan Arkane Lyon masih dalam kondisi sehat.
Yang perlu dipantau
Arkane terakhir merilis Deathloop pada 2021. Sebelumnya studio ini membuat Dishonored 2 dan Dishonored: Death of the Outsider, serta membantu MachineGames pada Wolfenstein. Belum ada pembeli atau mitra yang diumumkan. Penutupan studio gim juga bukan cerita tunggal pekan ini, karena EA menutup BioWare pada 21 Oktober, seperti yang kami tulis di laporan tentang petisi Mass Effect.
Bagi pemain, kepastian baru datang pada pertengahan Desember. Pada tanggal itu terlihat apakah Microsoft menemukan pembeli atau mitra, dan apakah Marvel’s Blade tetap punya studio yang menyelesaikannya.
Sumber: Video Games Chronicle dan GamingBolt. Gambar: GamingBolt
